Sekarang ini begitu banyak orang yang melakukan kezaliman terhadap orang lain demi memburu kebahagiaan dengan mengumpulkan harta dan menggapai kedudukan serta pekerjaan. Apa itu sebenarnya zalim (dholim), yang dapat diartikan menempatkan sesuatu/perkara bukan pada tempatnya. Lawan zalim adalah adil. Kata zalim berasal dari bahasa Arab yang yang bermaksud gelap. Kata zalim ini bisa juga digunakan untuk melambangkan sifat kejam, bengis, tak berperikemanusiaan, suka melihat orang lain dalam penderitaan dan kesengsaraan, melakukan kemungkaran, penganiayaan, ketidakadilan. Sifat-sifat zalim ini merupakan sifat yang keji dan hina dan sangat bertentangan dengan akhlak dan fitrah manusia yang seharusnya menggunakan akal untuk melakukan kebaikan.
Kezaliman itu ada 3 kategori:
1. Zalim kepada Allah
2. Zalim kepada diri sendiri
3. Zalim kepada orang lain
Allah telah mengatur kehidupan didunia dengan firman-firman Nya di dalam Al Quran. Kita sebagai umat Islam haruslah selalu mengikuti aturan-aturan dalam Al Quran dan Sunnah Rasulullah demi keselamatan dunia dan akherat. Apa yang marak sekarang ini adalah perbuatan korup yang juga merupakan kezaliman, karena korupsi mengakibatkan hak-hak orang lain diambil secara paksa dan tidak sah. Banyak orang menjadi korban atas tindakan ini karena uang negara yang dikorup tersebut seharusnya digunakan untuk kesejahteraan orang banyak melalui berbagai bentuk misalnya pendidikan, sarana dan prasarana, dsb. Dan orang melakukannya akan mempertanggungjawabkan kelak di akherat.
Beberapa firman Allah di dalam Al Quran yang berkaitan denganKezaliman ini adalah :
1. Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu masuk api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka) )Q.S. An-Nisaa (4):10).
2. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah, mereka itulah orang-orang yang zalim (Q.S Al Baqoroh (2) 229).
3. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. (Q.S. Al Maidah (5):43).
4. Dan orang-orang yang zalim diantara mereka akan ditimpa akibat buruk dari usahanya, dan mereka tidak akan bisa melepaskan diri (Q.S. Azzumar (39):51).
Kalau kita menyimak ayat-ayat tersebut diatas betapa menakutkan sekali akibat-akibat dari perbuatan zalim tersebut. Sementara itu ada sabda-sabda Rasulullah yang menyebutkan tentang bahaya dari kezaliman tersebut yaitu;
1. Jauhilah kezaliman, sesungguhnya kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat. Jauhilah kekikiran, sesungguhnya kekikiran telah membinasakan (umat-umat) sebelum kamu, mereka saling membunuh dan menghalalkan apa-apa yang diharamkan. (HR. Bukhari)
2. Barangsiapa berjalan bersama seorang yang zalim untuk membantunya dan dia mengetahui bahwa orang itu zalim maka dia telah ke luar dari agama Islam. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)3. Do'anya seorang yang dizalimi terkabul meskipun dia orang jahat dan kejahatannya menimpa dirinya sendiri. (HR. Ahmad)
4. Waspadalah terhadap do'a orang yang dizalimi. Sesungguhnya antara dia dengan Allah tidak ada tabir penyekat. (HR. Mashabih Assunnah)
5. Sesungguhnya Allah Azza Wajalla menangguhkan azabnya terhadap orang zalim dan bila mengazabnya tidak akan luput. Kemudian Rasulullah membacakan doa dalam surat Hud ayat 102: "Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras." (HR. Muslim)
6. Allah Azza Wajalla berfirman (hadits Qudsi): "Dengan keperkasaan dan keagunganKu, Aku akan membalas orang zalim dengan segera atau dalam waktu yang akan datang. Aku akan membalas terhadap orang yang melihat seorang yang dizalimi sedang dia mampu menolongnya tetapi tidak menolongnya." (HR. Ahmad)
7. Kebaikan yang paling cepat mendapat ganjaran ialah kebajikan dan menyambung hubungan kekeluargaan, dan kejahatan yang paling cepat mendapat hukuman ialah kezaliman dan pemutusan hubungan kekeluargaan. (HR. Ibnu Majah)
8. Bila orang-orang melihat seorang yang zalim tapi mereka tidak mencegahnya dikhawatirkan Allah akan menimpakan hukuman terhadap mereka semua. (HR. Abu Dawud)
9. Barangsiapa menzalimi orang lain terhadap sejengkal lahan maka kelak dia akan dililit dengan tujuh bumi. (HR. Bukhari dan Muslim).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar